Pages

Cari Blog Ini

Selasa, 06 November 2012

Mourinho: "Borussia Kuat, Tapi Kami Mampu Kalahkan Mereka"



"Grup kami sangat ketat dan setiap tim sama-sama tertekan," ujar pelatih Si Putih
Realmadrid.com
Real Madrid menjamu Borussia Dortmund besok di partai keempat babak penyisihan Grup D Liga Champions (20.45, 1). Sebelum laga digelar, Jose Mourinho tampil di depan media massa: "Grup yang benar-benar sulit dan setiap poin yang diraih sangat berarti. Kalah berarti buruk dan setiap tim sama rentannya. Posisi Dortmund dan kami lebih baik ketimbang dua tim lainnya. Tapi, masih mungkin City meraup poin dan menunjukkan kebangkitannya. Grup ini benar-benar sangat menuntut dan semua tim tertekan. Borussia adalah tim yang kuat, namun kami bermain di kandang sendiri dan kami mampu tampil dengan baik".
Kedua tim sama-sama memburu posisi pertama di klasemen grup. Pelatih Real Madrid menyoroti kekuatan Borussia. "Saya tidak peduli dengan tiga atau empat penyerang mereka, tapi lebih memperhatikan kemampuan tim. Mereka tim yang optimal. Bukan kebetulan mereka dua kali jadi juara Bundesliga atau kini menjadi pemuncak grup. Mereka sangat bagus dalam melakukan transisi, pemain yang bagus, taktik yang jitu, dan memainkan pola langsung. Tim yang benar-benar bagus. Bagi saya, jika mereka lolos, mereka pantas dijadikan kandidat juara".
Jose Mourinho juga berbicara soal kemampuan Ronaldo: "Saya pikir sebelum tiba di sini Cristiano telah menjadi pemain yang hebat dan ia kian mendapatkan kemasyhurannya di Real Madrid. Kini, usianya telah menginjak 27 tahun. Ia pesepakbola yang sanghat hebat dan tetap akan hebat di musim-musim mendatang".
Sebagai tambahan, Mourinho menegaskan jika Benzema dibekap cedera dan Varane bakal tampil jadi starter. "Karim mengalami masalah dengan ototnya. Ia absen. Saya tidak tahu durasinya, tapi yang pasti ia absen di laga Dortmund". Terkait kemungkinan Modric masuk dalam komposisi starter, Mourinho mengaku belum bisa memutuskan: "Saya tidak tahu apakah ia akan bermain. Sama halnya dengan Essien, Xabi Alonso, atau Khedira".

Senin, 29 Oktober 2012

0-5: Pesta Gol di Mallorca

iguain dan Ronaldo, dengan masing-masing mencetak dua gol, ditambah gol dari Callejon mengantarkan kemenangan 0-5 bagi Real Madrid, hasil yang membuat Si Putih tak terkalahkan saat bertandang ke Mallorca dalam 7 musim
Alberto Navarro
Real Madrid tampil fokus dan solid di Iberostar Stadium, Si Putih tak memberikan kesempatan pada Mallorca, yang baru meraih tiga kali kemenangan dari empat partai kandang, meraih kesempatan dan memantapkan kemenangan hanya dalam kurun waktu kurang dari 30 menit lewat gol Higuain di menit ke-8 dan Ronaldo di menit ke-22. Kedua pemain saling bekerja sama atas terciptanya dua gol berikutnya. Callejon mencetak gol pamungkas di injury time, memastikan kemenangan kelima di laga, rekor tak terkalahkan Si Putih saat tampil di pulau dalam tujuh musim berturut-turut dan menoreh dua kali tak kebobolan di liga.
Real Madrid memasuki Iberostar Stadium dengan tim yang sama saat mengakhiri laga di Dortmund. Modric dan Higuain, menjadi dua perubahan dari starting line-up dari tim di laga Rabu. Adalah striker Argentina yang hanya membutuhkan waktu delapan menit untuk memberi keunggulan bagi Si Putih. Gol ini berawal dari umpan yang disodorkan Angel Di Maria dan gagal dihalau Anderson, Gonzalo "El Pipa" Higuain tak menyia-nyiakan kesempatan dan melancarkan sepakan voli yang gagal dijangkau kiper Aouate. Skor 0-1 dan Awal yang baik bagi Madrid.

Serangan Mallorca yang hendak mencari gol balasan dimanfaatkan Madrid lewat ketajaman serangan baliknya. Di menit ke-10, sepakan Cristiano Ronaldo masih dapat diantisipasi kiper Aouate. 12 menit kemudian lahirlah gol kedua Madrid yang tercipta bukanlah disebabkan serangan balik melainkan tekanan dahsyat yang dilakukan terhadap tuan rumah. Dari kerja sama antara Ozil, Di Maria, dan Higuain, setelah mengelabui kawalan bek Mallorca, Ronaldo dengan akurat melepaskan tendangan yang menghujam pojok gawang. Skor 0-2 dalam waktu kurang dari setengah jam. Gol ketiga belas yang dibukukan pemain asal Portugal dalam delapan partai berturut-turut, rekor rentetan terbaiknya bersama Madrid.
Serangan Mallorca yang hendak mencari gol balasan dimanfaatkan Madrid lewat ketajaman serangan baliknya. Di menit ke-10, sepakan Cristiano Ronaldo masih dapat diantisipasi kiper Aouate. 12 menit kemudian lahirlah gol kedua Madrid yang tercipta bukanlah disebabkan serangan balik melainkan tekanan dahsyat yang dilakukan terhadap tuan rumah. Dari kerja sama antara Ozil, Di Maria, dan Higuain, setelah mengelabui kawalan bek Mallorca, Ronaldo dengan akurat melepaskan tendangan yang menghujam pojok gawang. Skor 0-2 dalam waktu kurang dari setengah jam. Gol ketiga belas yang dibukukan pemain asal Portugal dalam delapan partai berturut-turut, rekor rentetan terbaiknya bersama Madrid.
Laga tinggal menunggu waktu untuk dimenangi, akan tetapi Si Putih belum merasa puas dan ingin memperbesar keunggulan. Di lain sisi, Mallorca, hanya mengkreasi satu peluang lewat tendangan silang Nsur yang menghasilkan sepak pojok di menit ke-18. Seiring dengan dominasi dan peluang yang begitu banyak diraih tim tamu, babak pertama pun berakhir.

Higuain dan Ronaldo Berbagi Gol dan Umpan
Seusai jeda, jalannya laga tak berubah, meskipun Mallorca tampil lebih berani. Namun, peluang pertama diciptakan tim tamu lewat Ramos di menit ke-58. Dua menit kemudian, upaya Ronaldo dapat diblok Aouate. Namun, di menit ke-70, gol ketiga Madrid akhirnya tercipta. Umpan akurat dari pemain Portugal diselesaikan secara sempurna oleh Higuain, gol ganda untuk ke-17 kalinya bagi Madrid.

Dalam waktu singkat, Mallorca kembali terpukul. Gol keempat tim tamu yang tercipat di menit ke-73 juga berawal dari kombinasi Ronaldo dan Higuain. Sementara itu, Callejon mencetak gol kelima di injury time. Pesta gol di Mallorca merupakan kemenangan kelima bagi Madrid di ajang La Liga, hasil yang menjadikan Si Putih tampil tak terkalahkan di pulau Balearic dalam tujuh musim terakhir, dan clean sheet kedua di liga.

Rabu, 24 Oktober 2012

Real Madrid Tak Pernah Alami Kekalahan di Empat Partai Lawan Dortmund

Si Putih menoreh dua kali hasil imbang saat berkunjung ke Signal Iduna Park dan mencatat dua kali kemenangan atas Dortmund di Santiago Bernabeu

Real Madrid tak pernah mengalami kekalahan di empat partai resmi yang mereka mainkan menghadapi Borussia Dortmund. Kesemuanya terjadi di kancah Liga Champions, dan anehnya, kedua hasil tersebut diraih di Iduna Park (0-0) dan 1-1), meraih kemenangan di dua partai lainnya yang digelar di Santiago Bernabeu (2-0 dan 2-1). Terakhir kedua tim bertemu terjadi di pramusim 2009-2010 ketika Dortmund merayakan ulang tahun yang keseratus. Madrid tampil sebagai pemenang dengan skor meyakinkan 5-0, dengan sembilan pemain yang masih ada saat ini: Casillas, Albiol, Pepe, Marcelo, Xabi Alonso, Cristiano Ronaldo, Benzema, Kaka,  dan Higuain. Pencetak golnya Kaka dan Higuain.
Partai antara Borussia Dortmund dan Real Madrid Rabu ini menjadi pertemuan resmi kelima antara kedua tim. Rekor empat pertemuan sebelumnya yang terjadi di kancah Liga Champions, menjadi milik Si Putih, yang tak terkalahkan, yaitu meraih dua kali hasil imbang saat tandang dan dua kali menang saat bermain di kandang, Santiago Bernabeu. Pertemuan pertama terjadi di semifinal musim 1997-1998. Dua gol dari Morientes dan Karembeu mengantarkan kemenangan 2-0 bagi Real Madrid di Santiago Bernabeu.

DETAIL PARTAI
2- Real Madrid: Illgner; Panucci, Sanchís, Fernando Sanz, Roberto Carlos; Karembeu, Redondo, Seedorf, Raul; Mijatovic (Suker, 51') dan Morientes (Jaime, 87').
0- Borussia Dortmund: Klos; Julio Cesar, Binz, Kree; Reuter, Freund, But, Reinhardt, Ricken (Zorc, 81'); Herrlich (Decheiver, 47') dan Chapuisat.
Wasit: Mario van der Ende (Belanda).
Goal:
1-0 (25’): Morientes.
2-0 (67’): Karembeu.
Di leg kedua, Real Madrid bertemu Dortmund untuk kali kedua di Signal Iduna Park. Pertandingan berakhir dengan hasil imbang tanpa gol, sehingga Real melaju ke babak final dimana mereka sukses mengatasi Juventus dengan skor 1-0 dan meraih gelar Liga Champions untuk ketujuh kalinya.

DETAIL PARTAI
0- Borussia Dortmund: Klos; Reuter, Binz, Kree (Zorc, 10'); Feirsinger, But, Ricken (Timm, 75'), Moeller, Heinrich; Tanko (Decheiver, 69') dan Chapuisat.
0- Real Madrid: Illgner; Panucci, Hierro, Fernando Sanz, Roberto Carlos; Karembeu, Redondo, Seedorf (Guti, 85'), Amavisca; Raul (Jaime, 73') dan Morientes (Víctor, 88').
Wasit: Paul Durkin (Inggris).

Lima musim kemudian, kedua tim kembali bertemu. Keduanya bertanding di putaran kedua kualifikasi Liga Champions musim 2002-2003. Lagi, leg pertama digelar di Santiago Bernabeu, dan seperti pertemuan terdahulu, berakhir dengan kemenangan bagi Madrid (2-1). Dua gol dicetak Raul dan Ronaldo.

DETAIL PARTAI
2- Real Madrid: Casillas; Míchel Salgado, Pavón, Helguera, Roberto Carlos; Flavio Conceicao, Makelele; Figo, Raul, Zidane (Solari, 81'); dan Ronaldo (Guti, 74').
1- Borussia Dortmund: Lehmann; Evanilson (Ricken, 83'), Woerns, Metzelder, Dede; Frings, Reuter (Kehl, 6'); Ewerthon, Rosicky, Amoroso (Reina, 67'); dan Koller.
Wasit: Lubos Michel (Eslovaquia)
Goal:
0-1 (30’): Koller.
1-1 (43’): Raul.
2-1 (55’): Ronaldo.

Pertemuan berikutnya terjadi di partai keempat putaran kedua kualifikasi, dimana gol Koller membuat tuan rumah unggul di Signal Iduna Park, namun gol dari Portilo membuat laga harus dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu.


DETAIL PARTAI
1- Borussia Dortmund: Lehmann; Metzelder, Madouni, Woerns, Dede (Amoroso, 90'); Evanilson (Ricken, 80'), Reuter, Frings, Kehl; Everthon (Reina, 88') dan Koller.
1- Real Madrid: Casillas; Michel Salgado, Pavon (Portillo, 90'), Helguera, Roberto Carlos; Makelele, Flavio (Guti, 68'); Figo (Minambres, 72'), Raul, Zidane; dan Ronaldo.
Wasit: Graham Poll (Inggris)
Goal:
1-0 (23’): Koller.
1-1 (92’): Portillo.


Kemenangan Kandang di Laga Terakhir
Partai terakhir antara kedua tim terjadi di pramusim 2009-2010 sebagai bagian dari perayaan ulang tahun keseratus klub Jerman. Real unggul mutal (5-0) dimana skuad Madrid diperkuat sembilan pemain saat ini, yaitu Casillas, Albiol, Pepe, Marcelo, Xabi Alonso, Cristiano Ronaldo, Benzema, Kaka, dan Higuain. Dua pemain terakhir menjadi pencetak gol.

DETAIL PARTAI
0- Borussia Dortmund: Weidenfeller (Ziegler, 46'), Koch (Owomoyela, 46'), Subotic (Hunnemeier, 46'), Santana (Hummels, 46'), Dede (Schmelzer, 63'); Tinga; Kuba (Hajnal, 46'), Grosskreutz (Özdekin, 63'), Sahin (Bender, 46'); Barrios (Valdez, 46'), Rangelov U (Zidan, 46').
5- Real Madrid: Casillas; Albiol, Metzelder (Drenthe, 77'), Pepe, Marcelo (Garay, 77'); Xabi Alonso, Diarra; Cristiano Ronaldo, Kaká (Raúl, 77'), Granero (Robben, 46'); Benzema (Higuaín, 70').
Wasit: Torsten Klinghofer (Jerman)
Goal:
0-1 (3’): Granero.
0-2 (47’): Robben.
0-3 (73’): Higuaín.
0-4 (76’): Kaka.
0-5 (90’): Raul.

Selasa, 23 Oktober 2012

1-0: Castilla Kalah dari Cordoba di Injury Time

Gol Patino di menit terakhir membuat tim cadangan Madrid mengakhiri pertandingan tanpa mendapat poin
 Realmadrid.com 
 
Castilla tumbang dari Cordoba di Stadion Nuevo Arcangel di laga dimana mereka gagal mencetak gol dan partai ditentukan lewat gol Patino di masa injury time. Si Putih mampu bertahan dari tekanan tuan rumah sepanjang pertandingan, namun mereka gagal menjaga semangat kemenangan yang ditunjukkan dalam beberapa hari terakhir. Mereka akhirnya harus kalah dari tim Andalusia di laga yang menunjukkan efektifnya permainan tuan rumah.
Castilla bertandang ke Cordoba di Stadion Nuevo Arcangel, tempat yang sebelumnya memberikan keuntungan pada tim Andalusia. Meski demikian, Castilla yang justru membuat tendangan pertama ke gawang, di menit kedelapan, ketika Jese berada dalam posisi satu lawan satu dengan Alberto, namun sayang tendangannya melebar. Sejak itu Cordoba mulai menekan tim asuhan Toril dengan melakukan sejumlah serangan bervariasi. Yang pertama di menit ke-12 lewat sundulan Pedro. Di menit ke-31, gelandang Cordoba itu kembali menjadi sosok protagonis ketika tembakannya dapat diantisipasi kiper Castilla, Mejias.

Si Putih kesulitan mengendalikan penguasaan bola dan memberikan ancaman ke gawang tuan rumah, namun meski demikian mereka tidak pernah menyerah. Aksi individu Jese di menit ke-34 nyaris membuat tim tamu unggul 0-1, sayang tendangannya melambung.

Setelah jeda, tim Cordoba tampil dengan determinasi yang lebih. Joselu menjadi momok yang menakutkan bagi Castilla. Di menit ke-51, ia nyaris membuat Cordoba unggul lewat sundulannya, namun bola masih dapat diblok kiper Mejias. Di menit ke-65, Joselu kembali mendapat peluang, namun sundulannya gagal mencapai sasaran. Serangan Cordoba kian bergelombang dan menggebu-gebu. Peluan terbaik tercipta di menit ke-74 ketika tendangan keras Patino hanya membentur mistar.

Si Putih berupaya keras mencari kesempatan lewat serangan balik. Usaha yang nyaris membuahkan hasil di menit ke-80, ketika kerja sama Borja dan Casado gagal membuahkan gol seiring dengan laju bola yang melenceng dari gawang Cordoba. Empat menit kemudian, Borja Garcia, mantan pemain Cordoba, terpaksa meninggalkan lapangan karena mengalami cedera betis diiringi sambutan meriah dari fans Andalusia. Di menit ke-88, mistar gawang kembali menggagalkan Cordoba dari kemenangan, dengan memblok sepakan Fernandez. Baru di menit pertama tuan rumah akhirnya meraih keuntungan ketika Patino berhasil mengelabui Mejias. Skor 0-1 untuk Corodba. Kekalahan menyakitkan bagi tim cadangan Madrid yang sebelumnya meraih dua kemenangan secara beruntun.


Sementara, Musim Ini Real Madrid Top Skorer di Liga Champions







Si Putih yang telah mencetak tujuh gol juga memimpin perolehan jumlah tembakan dan assist
Sejauh ini Real Madrid meraih hasil sempurna di dua laga pertama penyisihan Grup Liga Champions, meraih dua kemenangan saat menjamu Manchester City di kandang dan mengalahkan Ajax di Amsterdam. Si Putih mencetak tujuh gol dan sementara menjadi top skorer turnamen. Lagi pula, Real Madrid tercatat sebagai tim yang paling banyak melancarkan tembakan (33) dan jumlah assist (6).
Tim asuhan Jose Mourinho memulai kiprahnya di kancah Eropa di musim ini melalui drama kebangkitan di Bernabeu saat menghadapi Manchester City. Kemenangan pertama berakhir dengan skor 3-2 berkat gol-gol yang dicetak Marcelo, Benzema, dan Cristiano Ronaldo, yang diteruskan dengan keunggulan telak (1-4) dari Ajax di Amsterdam di partai kedua. Ronaldo mencetak hat-trick dan satu gol lainnya dibukukan Benzema.

Dengan tujuh gol dari dua laga Real Madrid menjadi tim paling produktif, disusul Malaga, Bate Borisov (Belarusia), dan Chelsea (Inggris), yang masing-masing mencetak enam gol. Anak-anak asuhan Mourinho juga mencatat statisik bagus di saat menyerang yaitu menjadi tim yang paling banyak melancarkan tendangan ke gawang yaitu sebanyak 33 kali, diikuti Braga (Portugal) yang menoreh 29 kali, dan Borussia Dortmund (Jerman) yang mencatat 25 kali tembakan.

Jose Mourinho: "Kami Wajib Respek pada Borussia"

"Kami siap bertanding, selalu ada motivasi alamiah untuk bermain di ajang Liga Champions," tegas pelatih Real Madrid di sesi konferensi pers
 
 
Jose Mourinho tampil di muka media massa di Signal Iduna Park sehari sebelum laga lawan Borussia Dortmund. Berkenaan dengan laga berikut yang akan dihadapi timnya, pelatih Real Madrid ini mengatakan: "Partai yang sulit, tapi bukan disebabkan cedera pemain. Saya tidak berpikir soal absen pemain, sebab saya tidak suka membicarakannya. Kami punya tim dan pemain untuk dimainkan.  Partai ini sulit mengingat kualitas tim dan sengitnya grup yang kami hadapi". Mourinho pun menyoroti potensial klub Jerman: "Tim yang bagus. Kami menganalisis rival secara global, tidak individual. Skuad mereka terdiri dari para pemain yang hebat. Karenanya, kami harus bersikap respek pada mereka dan itulah yang akan kami lakukan".
Real Madrid menghadapi laga ketiga Liga Champions dengan target mencari hasil positif yang akan melempangkan jalan bagi tim melangkah ke babak 16 besar. "Tidak ada grup dimana Anda dipastikan lolos setelah melakoni tiga partai, Anda bisa menset rekor seperti musim lalu, 18 poin. Kami tentunya ingin lolos, kami tidak ingin menjadi tim elite yang harus turun peringkat ke Europa League. Kami ingin meneruskan langkah kami di Liga Champions," tegas Mourinho.